Blogpreneur lebih berjaya ketimbang internet marketer

Banyak bisnis yang bisa dikembangkan di internet dan banyak juga yang mengatakan apabila seorang internet user melakukan bisnis di internet maka dia disebut internet marketer. Saya sendiri tak suka menyebut kata internet marketer namun lebih suka menyebut kata blogpreneur untuk blogger yang berbisnis paid blogging. Saya akan coba memaparkan apa yang saya ketahui sepanjang bisnis internet marketer dan blogpreneur.

Saya tidak akan memaparkan arti internet marketer di Wikipedia atau pada banyak search engine lainnya. Namun untuk internet marketer yang ada di internet kesemuanya berujung pada blogpreneur dan bagaimana meningkatkan penjualan. Ketika kita bergabung dengan internet marketer kita akan berhadapan langsung dengan strategi penjualan. Sehingga banyak layanan yang menyediakan internet marketer memberikan kelebihan. Kelebihan yang diberikan oleh layanan internet marketer seperti bagaimana kita bisa meningkatkan penjualan, bagaimana kita bisa mendapatkan ratusan ribu dolar setiap bulannya dan masih banyak lagi. Saya tidak tergiur dengan layanan internet marketing yang mulai menjamur. Salah satu internet marketing Indonesia yang terkenal adalah Ane Ahira dengan Asian Brain.

Disamping semakin menjamurnya bisnis internet marketer, bisnis yang memanfaatkan blog sebagai media earning pun jauh lebih menjamur ketimbang internet marketing. Kalau kita bicara soal pendapatkan yang didapatkan oleh blogger dalam satu minggu bisa mendapatkan lebih dari $200 jadi kalau dalam satu minggu dia bisa mendapatkan lebih. Ingat pendapatan dalam satu minggu tersebut hanya dari satu layanan. Jadi kalau blogger tersebut bergabung dengan dua atau tiga layanan paid blogging maka pendapatannya lebih dari $500 dalam satu bulan.  Sedangkan untuk internet marketing saya sendiri tidak tau berapa pendapatan yang dapat diterima dalam satu bulan. Saya tidak mau berspekulasi untuk hal tersebut.

Internet marketing dan blogpreneur sama-sama punya tujuan yaitu penjualan produk dan jasa di internet yang memiliki bidang yang berbeda. Namun saya lebih suka dengan blogpreneur karena mereka bekerja berdasarkan jasa yang ditawarkan dan kemampuan dari blog serta blogger yang memberikan jasa tersebut.

Memang kita tidak harus fokus untuk satu hal. Maksud nya kalau kita ingin berbisnis di internet kita cukup main sebagai internet marketer atau blogpreneur. Kedua-duanya sama saja, namun saya dapat mengatakan bahwa menjadi seorang blogpreneur lebih membahagiakan.

Jual text links beresiko tinggi tidak sepadan dengan earning yang didapatkan

Banyak cara agar bisa mendapatkan earning perbulan yang bisa mencapai lebih dari $500. Bayangkan dalam satu bulan dari satu blog kita bisa mendapatkan earning lebih dari $500 kalau kita memiliki 2 blog yang aktif di blogoshphere maka tak terbayangkan berapa earning yang bisa didapatkan untuk ditabung di PayPal.

Salah satu solusi untuk mendapatkan earning adalah dengan menjual text link. Banyak nya layanan text link dapat kita temui antara lain:

Kedua layanan tersebut dapat memberikan tambahan penghasilan yang sangat besar untuk bisa ditabung di PayPal, namun harus waspada ketika menjual text link dan menggunakan layanan tersebut. Apabila seorang blogger menjual text link (menggunakan layanan text link sells) maka secara otomatis blogger tersebut kudu berdoa agar tidak ketauan oleh Google dan kalau pun ketauan ya…. harus gimana lagi.

Resiko yang dapat kita temui adalah:

  1. Paypal dapat terisi setiap bulan oleh text link yang terjual (keuntungan)
  2. Page Rank blog bisa turun menjadi “0″ apabila Google update page rank (kerugian)

Kerugian bisa kita temui apabila ketika mendaftarkan blog dengan GPR 2 maka satu link kita dihargai $2 lalu ketika Google update page rank maka GPR blog kita tersebut turun menjadi 1 maka secara otomatis sistem d dari text link tersebut akan menghitung harga text link yang terjual kembali ke GPR 1. Bisa-bisa kerugian cukup banyak. Saya pernah mengalami kerugian sampai $6 dan itu sungguh bikin kesel. Padahal udah mau payment.

Resiko memang tidak selalu datang untuk menghampiri namun alangkah baiknya kalau kita harus mengetahui resiko dari penjualan text link.

Google update pada kuartal ke dua 2008

Kali ini Google memberikan angin segar kepada Bloggy Press Network yang saya kelola seorang diri. Banyak blog dari Bloggy Press Network (BPN) y ang sebelumnya tidak memiliki Google Page Rank (GPR) memiliki GPR. Syukur Alhamdulillah, pasalnya ada satu buah blog yang ingin saya jual kembali berhubung tidak memiliki GPR dan sebelum saya menulis tulisan ini blog tersebut sudah memiliki GPR walaupun cuman 1.

Apakah Google update GPR tadi malam waktu Indonesia? Apakah Google algoritma Florida masih dipakai oleh Google?

Google menggunakan banyak cara untuk bisa menghitung GPR sebuah situs atau blog. Google menggunakan robot (sepengetahuan saya) dan robot tersebut lah yang mengkalkulasi index sebuah blog di Google dan GPR. Cara ini memang tidak dimengerti dan sulit untuk dimengerti.

Sebuah blog atau situs akan mendapatkan GPR apabila banyak situs lain yang memasang alamat blog kita. Jadi kalau ditelusuri lebih lanjut ini sama dengan ke-populeran blog atau situs yang kita miliki.

Saya sendiri jadi bertanya, apakah Google update GPR tadi malam? Kalau memang betul, pantesan saja. Pantesan karena beberapa blog yang saya miliki sudah memiliki GPR. Ini kabar bagus dan kabar buruk nya adalah apabila anda blogger yang mendapatkan penghasilan dari layanan review GPR sama dengan maut. GPR sangat berpengaruh sekali untuk layanan review. Apabila GPR turun maka dapat dikatakan tidak akan ada advertiser yang meng-approve bid review yang kita tawarkan.

Google tidak segan-segan dalam menurunkan GPR sebuah blog. Bahkan parahnya ada sebuah blog dengan GPR 2 atau GPR 3 bisa saja turun menjadi GPR 0. Ini memang benar-benar gila dan sama dengan maut untuk blogger.

Lalu bagaimanakah cara agar GPR yang kita miliki bergerak stabil dan tidak mengkhawatirkan?

Untuk masalah tersebut, apabila kita menggunakan layanan review kita harus berhati-hati dalam melakukan review. Jangan sampai dalam review yang kita lakukan terdapat unsur-unsur yang tidak disukai oleh Google.

GPR sama dengan nyawa tambahan tapi terkadang sama dengan malaikat pencabut nyawa.

Blogging Network di kawasan Sumatra

Aktifitas blogging terus menunjukkan jalan yang cerah dari tahun ke tahun. Aktifitas ini lah yang membuat peningkatan jumlah blogger dari tahun ke tahun. Blogging network di kawasan Sumatra? Sampai saat ini saya tidak tau persis dan ada informasi mengenai adakah blogging network dikawasan Sumatra? Yang saya ketahui hanyalah blogging network di kawasan pulau Jawa yang jumlahnya sangat banyak.

Jumlah blogger yang memiliki blogging network dikawasan Sumatra jumlahnya tidak sebanyak yang dipulau Jawa. Blogging network bagi sebagian blogger pemula sama dengan blogger yang memiliki blog dalam jumlah banyak. Memang benar bahwa apabila memiliki blogging network dan semua blog yang ada di network kita tersebut aktif, jumlah pendapatannya sangat banyak dari pada hanya memiliki blog hanya satu buah.

Saya hanya berharap bahwa kalau Bloggy Press Network bisa mendapatkan urutan sepuluh besar diantara blogging network yang ada dikawasan Sumatra. Saya harap.

Sepengetahuan saya (mohon diingetken kalau salah), blogging network itu sama dengan perusahaan dan banyaknya anggota yang ada disana sama dengan yang ada disebuah perusahaan. Justru itulah blogging network itu tidak sama tidak banyak dipraktekkan dan tidak  banyak diterapkan. Semoga saja Bloggy Press Network mendapatkan urutan tiga besar di kawasan Sumatra.

Withdraw pada saat sekarang ini justru merugikan

Paypal merupakan layanan yang paling sering digunakan oleh blogger diseluruh dunia dan untuk kawasan Indonesia, PayPal tetap menjadi pilihan. Bagi blogger Indonesia, apabila paypal dikombinasikan dengan rekening BCA maka komplit sudah kehidupan untuk menyandang gelar blogger gajian.

Beberapa waktu yang lalu saya sempat mendapatkan masalah ketika withdraw dari PayPal ke rekening BCA saya. Baru kali ini proses withdraw saya di reject oleh PayPal dengan alasan “invalid bank account”. Memang sih di PayPal saya mendaftar atas nama Subadri i dan di BCA tanpa last name. Tapi saya heran ama PayPal kenapa baru kali ini hal tersebut terjadi. Tapi lupakanlah soal itu.

Saya tertarik untuk berbagi kisah soal witdraw di PayPal. PayPal memang mematok harga $1 sangat rendah dari harga patokan dari BCA. Sampai saat ini saya tidak tau dimana PayPak mematok harga mata uang, kalau tau saya bisa withdraw ketika harga dollar dari bagus-bagus nya. Saya pernah withdraw dengan harga dolar di BCA Rp. 9210 sedangkan di PayPal harga $1 adalah Rp. 8980. Kebayang kagak tuh.

Sebelum melakukan withdraw amatilah terlebih dahulu pasar mata uang. Ketika geliat mata uang di pasar financial yang dipajang di Klik BCA lagi bagus-bagusnya yaitu pada lever Rp. 9300 itulah saat yang tepat untuk withdraw. Kalau anda tidak mau menelan pil pahit dari kerja keras anda sebagai blogger.

Blogger fulltime itu memang pilihan

Mencari kerja dari tahun ke tahun semakin sulit, banyak yang mencapkan kata tersebut dikampus tempat saya kuliah pada saat ini. Saya sendiri tidak tau alasan mengapa kata tersebut bisa terlontar dengan lantang nya. Namun berbahagialah mereka yang sekarang menyandang gelar “blogger”. Gelar yang tidak didapatkan dibangku kuliah tetapi hanya didepan komputer.

Blogger fulltime itu memang pilihan. Sebuah pilihan yang harus diambil. Terkadang earning ketika menjadi blogger parttime bergitu menggairahkan untuk memantapkan diri menjadi blogger fulltime. Misalnya pada saat ini, penghasilan perbulan saya memang sudah lumayan untuk biaya ke kampus dan kehidupan sehari-hari dan tidak lagi minta jajan ke orang tua. Paling tidak itulah gambarannya. Ketika saya berpikiran untuk lebih dan lebih, maka blogger fulltime lah yang ingin saya pertimbangkan. Apakah nanti bidang akademis yang saya ambil akan terpakai? Atau seberapa layakkah saya untuk memantapkan posisi menjadi blogger fulltime.

Blogger fulltime itu sendiri pun sampai pada saat ini saya belum tau persis dan mengenal lebih jauh seperti apa pekerjaan blogger fulltime tersebut dan dapat earning dari mana? Saya terus belajar dan belajar dalam hal ini, namun teramat sayang ketika hal yang hendak diketahui jauh dari angan-angan.

hidup dalam waktu singkat itu lebih menyenangkan dan membahagiakan

Daniel Carnagie

Memang benar adanya kalau menjadi blogger fulltime itu lebih makmur dalam banyak hal. Entahlah yang penting puaskan dulu hasrat ketika menyandang gelar blogger parttime-an.

Akhirnya bisa punya rumah sendiri

Sudah lebih dari 6 bulan saya membuat jejak dan berkecimpung didunia blogging. Memang perjalanan yang singkat, namun banyak pelajaran yang bisa saya petik dalam waktu singkat tersebut. Selain sudah dapat membuat sebuah network blogging sendiri yang bernama Bloggy Press Network, kini saya akan terus belajar dan belajar.

Sekarang ini saya sudah punya rumah sendiri, ya memang ini lah dia. Subadri.com, alamat rumah tersebut. Ke depan saya mungkin akan fokuskan terhadap satu topik untuk bisa bercerita didalam blog ini. Memang sangat melelahkan belakangan ini, namun sengat nge-blog semakin menggebu-gebu ketika sudah capek. Sekian dulu pengenalan rumah baru ini. Jangan lupa mampir yah.

Powered by WordPress with GimpStyle Theme design by Horacio Bella.
Entries and comments feeds. Valid XHTML and CSS.